, Pagi ini Levi pergi sekolah dengan wajah ceria dan bersemangat. Di depan gerbang sekolah, air mukanya tiba-tiba berubah menjadi sendu. Ia menatap ke arah kelasnya berada. Di sana, terlihat teman-temannya bersenda gurau sebelum bel masuk berbunyi. Seorang teman yang melihat kedatangan Levi menghampiri. Dia adalah Piere. Piere meminta buku PR Levi. Hampir setiap ada PR dan ulangan, Levi menjadi sasaran Piere untuk menyontek., Pernah suatu ketika, Piere datang terlambat dan tidak mengerjakan PR. Saat Bu Guru meminta semua siswa mengumpulkan PR, Piere mengambil buku PR Levi dan menyembunyikannya. Levi pun disangka tidak mengerjakan PR oleh teman-temannya. Levi terpaksa mengatakan kepada Bu Guru kalau dirinya sudah mengerjakan PR, tetapi lupa membawa bukunya. Karena Bu Guru tidak menerima alasan seperti itu, Levi dan Piere diberi hukuman karena tidak mengumpulkan PR., Sebenarnya Levi sangat kesal dengan kelakuan Piere. Ia juga kesal terhadap dirinya sendiri yang tidak berani melawan Piere. Kekesalan itu ia pendam sendiri. Untuk mengatasinya, Levi akan duduk di depan cermin dan menutup kepalanya dengan kardus panci milik ibunya. Saat kepalanya sudah ditutup, Levi mulai menggerutu dan meluapkan semua unek-uneknya sambil menunjuk-tunjuk pantulan dirinya di cermin., Setelah beberapa saat, Levi menjentikkan jari. Dari dalam kardus itu terlihat cahaya yang berkedip-kedip. ltu adalah tanda kedatangan teman peri Levi yang bernama Nena. Nena menjadi penghibur saat sedih, teman saat suka, dan pendamai hati Levi. Nena sudah mendengar banyak cerita dari Levi, terutama tentang Piere. Sampai-sampai Nena ingin menjentik telinga anak nakal itu karena membuat Levi sedih., "Lagi-lagi Piere. Kamu sesekali harus melawan Piere kalau dia nakal. Atau aku datangi dia untuk memberinya pelajaran?" kata Nena setelah mendengar curahan hati Levi. Belum lama berbicara, ada seseorang mengetuk pintu kamar Levi., "Levi, ada teman kamu berkunjung. Katanya ia ingin belajar bersama,” kata lbu Levi., Levi meminta Nena pergi dulu, kemudian menyimpan kardusnya di sudut ruangan. Levi membuka pintu dan mengikuti ibunya ke ruang tamu untuk mengetahui siapa temannya yang datang. Betapa terkejutnya Levi mengetahui Piere adalah orang yang dimaksud ibunya tadi. Sebelumnya, lbu Levi bercerita bahwa Piere tadi minta maaf telah banyak menyusahkan Levi di sekolah., Mengetahui hal tersebut, Levi menjadi heran. Piere tidak biasanya seperti ini. Wajah nya sendu. Matanya merah dan agak basah. Piere habis menangis. Ditambah lagi, ia membawa tas ransel yang penuh, seperti orang hendak bepergian. Levi tidak tahu harus berkata apa kepada teman yang dikeluhkannya tadi kepada Nena. Levi mengajak Piere ke ruang tengah untuk belajar., "Tunggu di sini sebentar, ya. Aku mau mengambil buku dan alat tulis,” pamit Levi kepada Piere., Levi memang hendak mengambil buku dan alat tulis. Akan tetapi, Levi juga memiliki niat lain. Levi mencari kardusnya dan menjentikkan jari. Nena pun muncul. Levi meminta Nena menghibur Piere yang sedang bersedih. Meskipun Piere kerap menyusahkannya, Levi tidak sampai hati jika membiarkan temannya bersedih., "Baiklah. Aku akan menghiburnya. Kalau ia berbohong tentang kesedihannya, aku tidak akan ragu untuk menjentik telinganya!" kata Nena., Kepala Piere masih tertunduk dan matanya semakin basah. Tanpa ragu-ragu, Levi memasang kardus yang dibawanya ke kepala Piere. Muncul cahaya berkelap-kelip, Nena datang. Ia menaburkan serbuk kejujuran di atas kardus. Piere terkejut, tetapi tidak melepaskan kardus itu. Piere yang sedari tadi diam mulai berbicara. Ia mengungkapkan bahwa kakaknya telah marah besar karena menduga dirinya ikut tawuran pelajar. Padahal, Piere telah dijebak oleh temannya. Sampai akhirnya, Piere yang hanya hidup berdua dengan kakaknya pergi dari rumah., Kini, Piere sudah berdamai dengan hatinya dan menjadi tenang. Lalu, ia meminta maaf kepada Levi. Ia ingin berteman baik dengan Levi. Jika Levi membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk meminta bantuannya. Untuk sekarang dan seterusnya, Piere akan rajin berkunjung untuk belajar bersama., "Omong-omong, ini kardus apa, Lev? Mengapa ada di kepalaku?" tanya Piere sembari melepaskan dan mengembalikannya kepada Levi. Lalu, ia berbalik badan untuk menghapus air matanya., "Maaf, Piere. ltu kardus panci milik ibuku. Kukira kamu akan malu jika terlihat sedang menangis. Maka dari itu, kututup saja kepalamu pakai ini,” gurau Levi sambil tersenyum dan mengerlingkan mata kepada Nena yang terbang di atas kepala Piere., Seseorang mengetuk pintu rumah Levi. Saat dibuka, itu adalah Kak Yoza, kakak Piere, yang menjemput adiknya dan memintanya kembali ke rumah.,

memasuki materi pembelajaran pada soal ini kita akan disugukan dengan soal soal mulai paling gampang sampai susah. soal pada kunci jawaban ini berasal dari simplenews.me. yang mana sudah tersedia kunci jawaban mulai dari tingkat sd, smp dan SMA serta mata pelajaran ipa, ips, matematika, biologi, sejarah, fisika, kimia daan lainya dengan lengkap dan pembahasan soalnya.

alangkah baiknya siswa mencoba menjawab dan dipandu orangtua dalam pengisian soalnya. apabila merasa kesulitan kunci jawaban ini bisa jadi bahan acuan dan panduan dalam pengisian.

untuk lebih lengkapnya mari kita lihat penjelasan materinya dibawah ini. siswa sudah siap untuk segera mengisi soalnya dan selalu semangat untuk mendapatkan nilai bagus dari bapak/ibu guru disekolah.

PERTANYAAN :

Bacalah teks berikut.
 

Kardus Pendamai Hati

    Pagi ini Levi pergi sekolah dengan wajah ceria dan bersemangat. Di depan gerbang sekolah, air mukanya tiba-tiba berubah menjadi sendu. Ia menatap ke arah kelasnya berada. Di sana, terlihat teman-temannya bersenda gurau sebelum bel masuk berbunyi. Seorang teman yang melihat kedatangan Levi menghampiri. Dia adalah Piere. Piere meminta buku PR Levi. Hampir setiap ada PR dan ulangan, Levi menjadi sasaran Piere untuk menyontek. 

    Pernah suatu ketika, Piere datang terlambat dan tidak mengerjakan PR. Saat Bu Guru meminta semua siswa mengumpulkan PR, Piere mengambil buku PR Levi dan menyembunyikannya. Levi pun disangka tidak mengerjakan PR oleh teman-temannya. Levi terpaksa mengatakan kepada Bu Guru kalau dirinya sudah mengerjakan PR, tetapi lupa membawa bukunya. Karena Bu Guru tidak menerima alasan seperti itu, Levi dan Piere diberi hukuman karena tidak mengumpulkan PR. 

    Sebenarnya Levi sangat kesal dengan kelakuan Piere. Ia juga kesal terhadap dirinya sendiri yang tidak berani melawan Piere. Kekesalan itu ia pendam sendiri. Untuk mengatasinya, Levi akan duduk di depan cermin dan menutup kepalanya dengan kardus panci milik ibunya. Saat kepalanya sudah ditutup, Levi mulai menggerutu dan meluapkan semua unek-uneknya sambil menunjuk-tunjuk pantulan dirinya di cermin. 

    Setelah beberapa saat, Levi menjentikkan jari. Dari dalam kardus itu terlihat cahaya yang berkedip-kedip. ltu adalah tanda kedatangan teman peri Levi yang bernama Nena. Nena menjadi penghibur saat sedih, teman saat suka, dan pendamai hati Levi. Nena sudah mendengar banyak cerita dari Levi, terutama tentang Piere. Sampai-sampai Nena ingin menjentik telinga anak nakal itu karena membuat Levi sedih. 

    “Lagi-lagi Piere. Kamu sesekali harus melawan Piere kalau dia nakal. Atau aku datangi dia untuk memberinya pelajaran?” kata Nena setelah mendengar curahan hati Levi. Belum lama berbicara, ada seseorang mengetuk pintu kamar Levi.

    “Levi, ada teman kamu berkunjung. Katanya ia ingin belajar bersama,” kata lbu Levi. 

    Levi meminta Nena pergi dulu, kemudian menyimpan kardusnya di sudut ruangan. Levi membuka pintu dan mengikuti ibunya ke ruang tamu untuk mengetahui siapa temannya yang datang. Betapa terkejutnya Levi mengetahui Piere adalah orang yang dimaksud ibunya tadi. Sebelumnya, lbu Levi bercerita bahwa Piere tadi minta maaf telah banyak menyusahkan Levi di sekolah. 

    Mengetahui hal tersebut, Levi menjadi heran. Piere tidak biasanya seperti ini. Wajah nya sendu. Matanya merah dan agak basah. Piere habis menangis. Ditambah lagi, ia membawa tas ransel yang penuh, seperti orang hendak bepergian. Levi tidak tahu harus berkata apa kepada teman yang dikeluhkannya tadi kepada Nena. Levi mengajak Piere ke ruang tengah untuk belajar. 

    “Tunggu di sini sebentar, ya. Aku mau mengambil buku dan alat tulis,” pamit Levi kepada Piere.

    Levi memang hendak mengambil buku dan alat tulis. Akan tetapi, Levi juga memiliki niat lain. Levi mencari kardusnya dan menjentikkan jari. Nena pun muncul. Levi meminta Nena menghibur Piere yang sedang bersedih. Meskipun Piere kerap menyusahkannya, Levi tidak sampai hati jika membiarkan temannya bersedih.

    “Baiklah. Aku akan menghiburnya. Kalau ia berbohong tentang kesedihannya, aku tidak akan ragu untuk menjentik telinganya!” kata Nena.

    Kepala Piere masih tertunduk dan matanya semakin basah. Tanpa ragu-ragu, Levi memasang kardus yang dibawanya ke kepala Piere. Muncul cahaya berkelap-kelip, Nena datang. Ia menaburkan serbuk kejujuran di atas kardus. Piere terkejut, tetapi tidak melepaskan kardus itu. Piere yang sedari tadi diam mulai berbicara. Ia mengungkapkan bahwa kakaknya telah marah besar karena menduga dirinya ikut tawuran pelajar. Padahal, Piere telah dijebak oleh temannya. Sampai akhirnya, Piere yang hanya hidup berdua dengan kakaknya pergi dari rumah.

    Kini, Piere sudah berdamai dengan hatinya dan menjadi tenang. Lalu, ia meminta maaf kepada Levi. Ia ingin berteman baik dengan Levi. Jika Levi membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk meminta bantuannya. Untuk sekarang dan seterusnya, Piere akan rajin berkunjung untuk belajar bersama. 

    “Omong-omong, ini kardus apa, Lev? Mengapa ada di kepalaku?” tanya Piere sembari melepaskan dan mengembalikannya kepada Levi. Lalu, ia berbalik badan untuk menghapus air matanya. 

    “Maaf, Piere. ltu kardus panci milik ibuku. Kukira kamu akan malu jika terlihat sedang menangis. Maka dari itu, kututup saja kepalamu pakai ini,” gurau Levi sambil tersenyum dan mengerlingkan mata kepada Nena yang terbang di atas kepala Piere.

    Seseorang mengetuk pintu rumah Levi. Saat dibuka, itu adalah Kak Yoza, kakak Piere, yang menjemput adiknya dan memintanya kembali ke rumah.space 

Jawaban

analisis unsur kebahasaan cerita fantasi dalam cerita “Kardus Pendamai Hati” antara lain: Kata sifat yaitu sendu dan sedih, Kata keterangan yaitu pagi ini, Kata kerja yaitu mengerjakan, Kalimat langsung yaitu “Levi, ada teman kamu berkunjung. Katanya ia ingin belajar bersama,” kata lbu Levi. Kalimat tidak langsung yaitu ”Sebenarnya Levi sangat kesal dengan kelakuan Piere.”, istilah yaitu PR yang berarti Pekerjaan Rumah, Majas yaitu hiperbola.space  


Pembahasan

Teks cerita fantasi adalah teks yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka. Dengan kata lain, hal-hal yang digambarkan dalam teks fantasi adalah hal-hal yang tidak nyata atau fiksi.

Adapun unsur kebahasaan cerita fantasi:

  1. Penggunaan kata sifat, untuk mendeskripsikan penampilan fisik dan kepribadian tokoh, serta keadaan sekitar atau peristiwa yang dialami tokoh.
  2. Penggunaan kata keterangan, digunakan untuk menjelaskan jenis kata lain. Seperti menerangkan latar waktu, tempat, dan suasana dalam cerita.
  3. Penggunaan kata kerja, digunakan untuk menggambarkan perbuatan atau proses tertentu yang di lakukan oleh subjek. 
  4. Penggunaan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, biasanya dalam penulisan dialog tokoh.
  5. Penggunaan istilah. Makna istilah tertentu sangat tergantung pada konteks kalimat yang digunakan penulis. 
  6. Penggunaan majas, majas yang sering digunakan adalah personifikasi dan hiperbola. Namun, penulis juga dapat menggunakan jenis majas lainnya, seperti metafora, litotes, perbandingan, dan sebagainya.

Berikut ini adalah analisis unsur kebahasaan cerita fantasi dalam cerita “Kardus Pendamai Hati”, yaitu:

  • Kata sifat: sendu, sedih
    Kalimat dalam teks: “Di depan gerbang sekolah, air mukanya tiba-tiba berubah menjadi sendu.” , “Piere tidak biasa nya seperti ini. Wajahnya sendu. Matanya merah dan agak basah.”, “Sampai-sampai Nena ingin menjentik telinga anak nakal itu karena membuat Levi sedih.”, “Nena menjadi penghibur saat sedih, teman saat suka, dan pendamai hati Levi.”
    Makna: suasana hati tokoh sedang sedih dan pilu.
  • Kata keterangan: Pagi ini
    Kalimat dalam teks: Pagi ini Levi pergi sekolah dengan wajah ceria dan bersemangat.”
    Makna: cerita tersebut berlatar waktu di pagi hari saat tokoh hendak melakukan aktivitas.
  • Kata kerja: mengerjakan
    Kalimat dalam teks: “Levi pun disangka tidak mengerjakan PR oleh teman-temannya.”
    Makna: teman-teman menduga Levi tidak membuat PR atau tidak melakukan tugasnya.
  • Kalimat tidak langsung: “Sebenarnya Levi sangat kesal dengan kelakuan Piere.”
    Makna: Levi tidak menyukai tindakan Piere terhadapnya.
  • Kalimat langsung: “Levi, ada teman kamu berkunjung. Katanya ia ingin belajar bersama,” kata lbu Levi. 
    Makna: Ibu memberitahu Levi bahwa ada seorang teman yang datang ke rumah untuk belajar bersama
  • Istilah: PR
    Makna: Pekerjaan Rumah
  • Majas: Hiperbola
    Kalimat dalam teks: “Nena menjadi penghibur saat sedih, teman saat suka, dan pendamai hati Levi.”
    Makna: Nena adalah sosok yang dipercayai oleh Levi.

Dengan demikian analisis unsur kebahasaan cerita fantasi dalam cerita “Kardus Pendamai Hati” antara lain: Kata sifat yaitu sendu dan sedih, Kata keterangan yaitu pagi ini, Kata kerja yaitu mengerjakan, Kalimat langsung yaitu “Levi, ada teman kamu berkunjung. Katanya ia ingin belajar bersama,” kata lbu Levi. Kalimat tidak langsung yaitu ”Sebenarnya Levi sangat kesal dengan kelakuan Piere.”, istilah yaitu PR yang berarti Pekerjaan Rumah, Majas yaitu hiperbola.space  


untuk mendapatkan kunci jawaban lainya bisa mengikuti jawaban.simplenews.me dan tentunya sangat membantu teman teman dalam belajar dirumah maupun disekolah.

adik adik bisa melihat kunci jawaban pada halaman depan dan kunci jawaban lainya dibawah ini. bisa tanyakan soal yang belum dimengerti melalui menu kontak di jawaban simplenews ini. terimakasih dan semoga sukses.

DISCLAIMER :

Orangtua dapat membantu mengoreksi kembali hasil kerja siswa jawaban diatas. kunci jawaban ini sebagai bahan referensi dan panduan belajar siswa di rumah.

Simple News memberikan Kunci Jawaban Tematik lengkap Terbaru. Tersedia pembahasan soal dan kumpulan kunci jawaban tematik sd/mi kelas 1 2 3 4 5 6, subtema 1 subtema 2 subtema 3 subtema 4 subtema 5 su…

Posting Komentar