Jaringan light rail transit (LRT) rute Pulogadung—Kebayoran Lama menuai polemik. Jaringan tersebut dianggap sebagai contoh buruk koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat. Jalur kereta ringan sepanjang 19,8 kilometer itu berpotensi mubazir karena berimpitan dengan rencana pembangunan jalur , (MRT) koridor timur—barat. Rancangan kedua jaringan transportasi massal berbasis rel itu bermasalah karena sama-sama bakal melintas Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Letnan Jenderal Suprapto, Tugu Tani, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan K.S. Tubun., Tumpang-tindih rencana kedua moda transportasi massal itu berpotensi menghambur-hamburkan uang rakyat. Pemerintah DKI Jakarta menganggarkan dana Rp12 triliun untuk membangun LRT rute Pulogadung—Kebayoran Lama. Sementara itu, proyek MRT koridor timur—barat sepanjang 87 kilometer membutuhkan anggaran sekitar Rp53 triliun. Daripada dipakai untuk membangun moda transportasi massal di jalur yang sama, sebagian anggarannya lebih baik dialihkan untuk pembangunan jaringan transportasi umum di kawasan berbeda.,

memasuki materi pembelajaran pada soal ini kita akan disugukan dengan soal soal mulai paling gampang sampai susah. soal pada kunci jawaban ini berasal dari simplenews.me. yang mana sudah tersedia kunci jawaban mulai dari tingkat sd, smp dan SMA serta mata pelajaran ipa, ips, matematika, biologi, sejarah, fisika, kimia daan lainya dengan lengkap dan pembahasan soalnya.

alangkah baiknya siswa mencoba menjawab dan dipandu orangtua dalam pengisian soalnya. apabila merasa kesulitan kunci jawaban ini bisa jadi bahan acuan dan panduan dalam pengisian.

untuk lebih lengkapnya mari kita lihat penjelasan materinya dibawah ini. siswa sudah siap untuk segera mengisi soalnya dan selalu semangat untuk mendapatkan nilai bagus dari bapak/ibu guru disekolah.

PERTANYAAN :

Jaringan light rail transit (LRT) rute Pulogadung—Kebayoran Lama menuai polemik. Jaringan tersebut dianggap sebagai contoh buruk koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat. Jalur kereta ringan sepanjang 19,8 kilometer itu berpotensi mubazir karena berimpitan dengan rencana pembangunan jalur mass rapit transit (MRT) koridor timur—barat. Rancangan kedua jaringan transportasi massal berbasis rel itu bermasalah karena sama-sama bakal melintas Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Letnan Jenderal Suprapto, Tugu Tani, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan K.S. Tubun.

Tumpang-tindih rencana kedua moda transportasi massal itu berpotensi menghambur-hamburkan uang rakyat. Pemerintah DKI Jakarta menganggarkan dana Rp12 triliun untuk membangun LRT rute Pulogadung—Kebayoran Lama. Sementara itu, proyek MRT koridor timur—barat sepanjang 87 kilometer membutuhkan anggaran sekitar Rp53 triliun. Daripada dipakai untuk membangun moda transportasi massal di jalur yang sama, sebagian anggarannya lebih baik dialihkan untuk pembangunan jaringan transportasi umum di kawasan berbeda.

Disadur dari: https://kolom.tempo.co/read/1305618/hening, diunduh 11 Februari 2020space 

Tentukan kritik dan saran dalam paragraf kedua teks tanggapan tersebut!space 

Jawaban

pada paragraf kedua teks tanggapan kritik penulis adalah tumpang-tindih rencana kedua moda transportasi massal itu berpotensi menghambur-hamburkan uang rakyat. Kemudian, saran penulis mengenai permasalahan tersebut adalah daripada dipakai untuk membangun moda transportasi massal di jalur yang sama, sebagian anggarannya lebih baik dialihkan untuk pembangunan jaringan transportasi umum di kawasan berbeda.space 


Pembahasan

Teks tanggapan adalah jenis teks yang berisi pendapat berupa komentar, kritik, saran, atau penilaian terhadap suatu fenomena, peristiwa, karya, perbuatan, atau ucapan seseorang.

Kritik dalam teks tanggapan berfungsi untuk memberikan komentar mengenai masalah yang dibahas. Kritik dapat berisi pendapat yang membangun maupun menjatuhkan. Kritik yang membangun disertai dengan solusi, sedangkan kritik yang menjatuhkan berisi kecaman tanpa memberi solusi atas permasalahan. Kritik dalam paragraf kedua teks tanggapan di atas adalah kalimat pertama, yaitu Tumpang-tindih rencana kedua moda transportasi massal itu berpotensi menghambur-hamburkan uang rakyat. Kritik tersebut merupakan kritik yang membangun karena kemudian disertai solusi pada kalimat keempat.

Saran dalam teks tanggapan berfungsi untuk memberi solusi mengenai masalah yang dibahas. Solusi yang diberikan merupakan hasil analisis dari penyebab masalah terjadi. Solusi juga diperkuat dengan bukti dan alasan sehingga dapat diterapkan. Saran dalam paragraf kedua teks tanggapan di atas adalah kalimat keempat, yaitu Daripada dipakai untuk membangun moda transportasi massal di jalur yang sama, sebagian anggarannya lebih baik dialihkan untuk pembangunan jaringan transportasi umum di kawasan berbeda.

Dengan demikian, pada paragraf kedua teks tanggapan kritik penulis adalah tumpang-tindih rencana kedua moda transportasi massal itu berpotensi menghambur-hamburkan uang rakyat. Kemudian, saran penulis mengenai permasalahan tersebut adalah daripada dipakai untuk membangun moda transportasi massal di jalur yang sama, sebagian anggarannya lebih baik dialihkan untuk pembangunan jaringan transportasi umum di kawasan berbeda.space 


untuk mendapatkan kunci jawaban lainya bisa mengikuti jawaban.simplenews.me dan tentunya sangat membantu teman teman dalam belajar dirumah maupun disekolah.

adik adik bisa melihat kunci jawaban pada halaman depan dan kunci jawaban lainya dibawah ini. bisa tanyakan soal yang belum dimengerti melalui menu kontak di jawaban simplenews ini. terimakasih dan semoga sukses.

DISCLAIMER :

Orangtua dapat membantu mengoreksi kembali hasil kerja siswa jawaban diatas. kunci jawaban ini sebagai bahan referensi dan panduan belajar siswa di rumah.

Simple News memberikan Kunci Jawaban Tematik lengkap Terbaru. Tersedia pembahasan soal dan kumpulan kunci jawaban tematik sd/mi kelas 1 2 3 4 5 6, subtema 1 subtema 2 subtema 3 subtema 4 subtema 5 su…

Posting Komentar